Buku:Penerbitan Minangkabau Masa Kolonial

Info buku:

 Judul      : Penerbitan Minangkabau Masa Kolonial: Sejarah Penerbitan Buku

di Fort de Kock (Bukittinggi) 1901-1942.

Penulis   : Zikri Fadila

Penerbit : Gre Publishing

Tahun     : 2018

 

Menarik untuk mengkaji perkembangan penerbitan dan perbukuan, terutama untuk wilayah Fort de Kock pada tahun 1901-1942. Setidaknya ada 4 alasan yang dapat dijadikan landasan. Pertama, penerbitan buku lahir akibat proses modernisasi yang terjadi di Fort de Kock pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Pada masa pemerintahan Kolonial Belanda, Fort de Kock dianggap sebagai wilayah yang cukup potensial untuk dikembangkan, baik itu di bidang administrasi dan pendidikan,  sektor ekonomi maupun politik. Oleh karena itu, kota ini kemudian cepat mendapat dan menerima pengaruh modernisasi. Berkembangnya Fort de Kock menjadi kota yang cukup modern inilah yang nantinya akan membawa pengaruh besar terhadap perkembangan dunia penerbitan dan percetakan buku.

Lanjutkan membaca “Buku:Penerbitan Minangkabau Masa Kolonial”

Iklan

“ Ekspansi Belanda ke Luar Jawa 1850-1870 ”

Politik Liberal 1850-1870

UUD Belanda tahun 1814 mengatakan bahwa kekuasaan tertinggi atas daerah-daerahjajahan semata-mata dipegang oleh raja. Ini berarti, bahwa di daerah-daerahkekuasaan Belanda di luar Eropa, termasuk Indonesia, tidak turut campur dalampemerintahan, misalnya:

  1. Sesudah Culturstelsel berjalan di Indonesia, maka mengalirlah uang ke dalam kas negeri Belanda. Pemasukan uang itu diberitahukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat, tetapi tentang caranya pemerintah mendapatkan uang itu dirahasiakan benar-benar.
  2. Menteri daerah jajahan van den Bosch mengusulkan, agar daerah jajahan memikul sebagian dari hutang piutang Negeri Belanda. Usul ini ditolak oleh Dewan Perwakilan Rakyat, bukan lantaran cara mendapatkan uang itu, tetapi lantaran caranya raja mempertanggungjawabkan pemakaian uang itu.

Lanjutkan membaca ““ Ekspansi Belanda ke Luar Jawa 1850-1870 ””

Mangilang “Tabu” Tempo Doeloe #2

Title: Inlandse suikermolen op Sumatra, gedreven door een karbouw

  • Image code:  2476
  • Description Onderschrift: Inlandsche Suikermolen Soemátra.
  • Keywords:  buffaloes, Indonesia, sugar, sugar cane, Sumatera
  • Album number: 746
  • Date Circa: 1910
  • Object type: Foto
  • Technique: Fotolithografie
  • Additional: Schetsmatige beschrijving der hedendaagsche Nederlandsche koloniën : handleiding ten gebruike bij de platen van Nederlandsch Oost- en West-Indië / door J.F. Niermeyer, A.W. Nieuwenhuis, J. Dekker, L.A. Bakhuis. – Haarlem : Kleynenberg, Boissevain & Co., 1912-1913. – 4 dl. in 3 bd. Platen van Nederlandsch Oost- en West-Indië : Serie II. Plaat 76. Oude albumnrs 3/33 en J 41
  • Provenance: Onbekend
  • Size: 60x73cm
  • Old signature:  831/12100/3.33.76

Sumber: http://media-kitlv.nl/

  Lanjutkan membaca “Mangilang “Tabu” Tempo Doeloe #2″

WordPress.com.

Atas ↑